Sapi perah yang sehat menghasilkan susu yang lebih banyak dan lebih bersih. Perawatannya tidak rumit, tetapi harus dilakukan setiap hari dengan disiplin.
Mulailah dari kandang. Lantai kandang dibersihkan dua kali sehari, saluran pembuangan dijaga lancar, dan sirkulasi udara dibuat cukup agar sapi tidak kepanasan. Air minum bersih harus selalu tersedia karena seekor sapi perah bisa minum puluhan liter sehari.
Sapi yang nyaman dan tidak stres akan memberi susu terbaiknya.
Berikutnya adalah pakan. Kami memberi rumput gajah, jagung muda, dan hijauan dari kebun sendiri, ditambah konsentrat secukupnya. Perubahan jenis pakan dilakukan bertahap supaya pencernaan sapi tidak terganggu.
Kebersihan saat memerah tidak kalah penting. Ambing dicuci dan dikeringkan sebelum diperah, peralatan disterilkan, dan susu segera didinginkan setelah diperah.
Terakhir, jadwalkan pemeriksaan rutin oleh dokter hewan. Tanda sapi kurang sehat, seperti nafsu makan turun atau produksi susu berkurang mendadak, sebaiknya segera ditangani.
Sari Lestari mengelola kebun organik dan menulis tentang perawatan ternak, pupuk kompos, dan hasil panen di MDIX Pertanian Sentosa.
Komentar
Bambang Sutrisno
8 September 2026Terima kasih tipsnya. Sapi di kandang kami juga lebih tenang sejak sirkulasi udaranya diperbaiki.
BalasYoga Pratama
8 September 2026Setuju, perubahan pakan memang harus bertahap. Kami pernah mengalaminya sendiri.
BalasDewi Anggraini
9 September 2026Apakah peternakan ini menerima kunjungan untuk kelompok tani? Kami ingin belajar langsung.
Balas