Cara Menyusun RAB yang Akurat
Rencana anggaran biaya (RAB) adalah dasar setiap keputusan proyek: berapa dana yang perlu disiapkan, kapan dana itu dibutuhkan, dan pekerjaan mana yang bisa dihemat. RAB yang disusun terburu-buru hampir selalu berujung pada pekerjaan tambah dan jadwal yang mundur.
1. Mulai dari gambar kerja yang lengkap. Denah, tampak, potongan, dan detail struktur harus sudah final. Setiap perubahan gambar setelah RAB selesai akan mengubah volume pekerjaan dan biaya.
2. Hitung volume per item pekerjaan. Pisahkan pekerjaan persiapan, tanah, struktur, arsitektur, serta mekanikal dan elektrikal. Volume yang dihitung teliti per item jauh lebih akurat daripada perkiraan harga per meter persegi.
3. Gunakan harga satuan yang berlaku di lokasi. Harga material dan upah di Jakarta berbeda dengan di luar kota. Mintalah penawaran dari beberapa pemasok dan perbarui harga sebelum kontrak ditandatangani.
4. Sediakan dana cadangan. Sisihkan 5–10% dari nilai proyek untuk hal tak terduga, misalnya kondisi tanah yang berbeda dari hasil survei atau kenaikan harga material.
Butuh bantuan menyusun RAB untuk gedung atau rumah Anda? Hubungi tim kami untuk konsultasi dan survei lokasi.
