Di balik posko: cara kami tanggap bencana banjir
Hari pertama banjir, relawan mendirikan posko di balai desa, mendata keluarga yang mengungsi, dan membuka dapur umum. Kebutuhan paling mendesak — makanan siap saji, air bersih, selimut, dan obat-obatan — dipenuhi dari donasi yang masuk dalam beberapa jam.
Di posko, setiap bantuan yang masuk dicatat dan dibagi sesuai data kebutuhan per keluarga. Relawan memprioritaskan lansia, ibu hamil, dan balita. Setelah air surut, kami membantu warga membersihkan rumah dan menyiapkan kebutuhan sekolah anak-anak.
Setiap bantuan dicatat, dibagi sesuai kebutuhan, dan dilaporkan kepada donatur.
Koordinator Posko
Laporan dari posko
Selama sepekan, posko melayani ratusan keluarga dengan dapur umum, layanan kesehatan, dan pembagian air bersih. Laporan lengkap penyaluran dikirim kepada donatur setelah masa tanggap darurat selesai.
Banjir datang setiap musim hujan di desa-desa bantaran sungai. Karena itu, selain bantuan darurat, kami juga menyiapkan relawan siaga, gudang logistik kecil, dan pelatihan evakuasi bersama warga agar mereka lebih siap menghadapi banjir berikutnya.



Wahyu Hidayat
14 Maret 202618.30Terima kasih untuk kerja keras para relawan. Semoga warga cepat pulih.
Sri Wahyuni
15 Maret 202616.30Apakah posko masih menerima donasi pakaian layak pakai?
Dedi Kurniawan
16 Maret 202614.30Laporannya jelas sekali. Saya ikut berdonasi lagi bulan ini.