Sepuluh tahun lalu, Rina (bukan nama sebenarnya) menerima paket seragam dan buku pertamanya dari program beasiswa anak yatim. Ibunya berjualan sayur di pasar, dan biaya sekolah selalu menjadi beban terberat keluarga.
Lewat donasi rutin para orang tua asuh, Rina tetap bersekolah sampai lulus SMA. Relawan pendamping membantu belajar setiap akhir pekan dan menyiapkan berkas pendaftaran kuliah. Tahun ini ia diterima di jurusan keperawatan sebuah perguruan tinggi negeri.
Saya ingin jadi perawat yang membantu warga desa, seperti dulu banyak orang membantu saya.
Kisah ini adalah contoh isi artikel untuk demo. Ganti dengan cerita penerima manfaat lembaga Anda, tentu dengan izin dan tanpa membuka identitas anak.
Tulis Komentar